Minggu, 09 Juni 2013

Lowongan Kerja di PT. Petrotechindo Utama

PT. Petrotechindo Utama is recognized as a well established independent company that has been actively providing specialized engineering and management services in the oil and gas Industry for both onshore and offshore projects since 2002. 

We are currently seeking professional candidates for the following positions:

 PIPELINE INSPECTOR

Requirements :

- Min. Diploma (D3)

- Min 5 years experience  in the same position

- Min 2 years Experience in Oil & Gas pipeline projects


COATING & CATHODIC INSPECTOR

Requirements :

- Min. Diploma (D3)

- Min 5 years experience  in the same position

- Min 2 years Experience in Oil & Gas pipeline projects
- Shall have NACE Certification


SAFETY INSPECTOR

Requirements :

- Min. Diploma (D3)

- Min 5 years experience  in the same position

- Min 2 years Experience in Oil & Gas pipeline projects
- Shall have HSE Certification (Ahli K3 Bidang Migas) from MIGAs or other recognized training institution.


CIVIL INSPECTOR

Requirements :

- Min. Diploma (D3)

- Min 5 years experience  in the same position

- Min 2 years Experience in Oil & Gas pipeline projects



recognized training institution.
If you meet those requirements and interested on the challenges, please send your full resume by quoting the job title in the subject to:

Human Resources Department
PT. PETROTECHINDO UTAMA
PT.PETROTECHINDO UTAMA
Gandaria8 Office Floor 21D
Gandaria City Complex
Jl. Sultan Iskandar Muda
Jakarta Selatan 12240

P : 021 - 290 364 58/59
F : 021 - 290 364 60

Kamis, 06 Juni 2013

Workshop CSR & Strategi Pencitraan Publik Di Media Sosial

Perihal : Undangan Training / Workshop
1. Workshop CSR & Strategi Pencitraan Publik Di Media Sosial
Jadwal : Kamis – Jum'at, 27 – 28 Juni 2013

2. Workshop CYBER PR & Media Sosial (Strategi & Implementasi)
Jadwal : Kamis – Jum'at, 4 – 5 Juli 2013

Informasi & brosur program di http://prakarsamedia.com.

Dengan hormat,

Workshop CSR & Strategi Pencitraan Publik Di Media Sosial, CSR sebagai bagian
dari pertanggungjawaban social profitable company kepada stakeholder eksternal
perlu di manajemen dengan baik dan benar, sehingga dihasilkan dampak yang
meningkatkan branding maupun positioning perusahaan, bukan sekedar Charity
Program perusahaan. Selain itu, manajemen CSR juga harus mampu memberikan dampak
positip terhadap stakeholder internal, dimana CSR harus sesuai dengan value
chain operasional perusahaan & memberikan dampak positif serta menjadi "alat
marketing yang powerfull" bagi perusahaan dimasa mendatang.

Benarkah media sosial mampu menaikan atau menjatuhkan pencitraan suatu lembaga ?
Benarkah kemenangan sebuah instansi/perusahaan ditentukan oleh pendukungnya yang
melakukan pencitraan di berbagai media sosial ? Penguasaan atas arus informasi
publik kerap terbukti menjadi alat yang ampuh untuk membentuk opini masyarakat
yang pada gilirannya memberikan nilai positif. Keunggulan pelayanan, produk dan
jasa tidak lagi menjadi satu satunya senjata untuk memenangkan persaingan pasar
dan menjadi top of mind. Arus informasi yang semakin mudah diakses melalui media
sosial, memberi kontribusi atas kesalahpahaman informasi ke publik dan berakibat
terjadinya penurunan citra terhadap instansi/perusahaan tsb.

Workshop CYBER PR & Media Sosial (Strategi & Implementasi), Media sosial
(Facebook, Twitter, Youtube, Millis, dll) adalah sarana yang membuka peluang
suatu kelompok masyarakat sipil dan ruang publik yang saling menguatkan
terhubung & berkomunikasi secara mudah dan "bersatu" membangkitkan "kesadaran
bersama" untuk melakukan gerakan massa tanpa harus membentuk organisasi formal,
melalui tulisan, gambar, audio dan video. Daya jangkaunya yang mendunia, tanpa
batas ruang dan waktu, telah menjadi media aktifitas sosial global yang
menimbulkan perubahan pada tatanan infrastruktur sosial. Di era ini, peran
individu bukan lagi objek pihak lain (media/institusi), tapi telah berubah
menjadi subjek yang mempengaruhi opini publik. Dengan pola distribusi one to
many, serta kemandirian menentukan agenda setting, membuat peran mereka menjadi
sangat kuat (powerfull).

Citra publik berkaitan dengan usaha organisasi untuk mengelola dan melindungi
citra atau reputasi publiknya. Kita tidak dapat membangun brand sendirian,
melainkan membutuhkan banyak orang untuk bersama-sama membangun brand tersebut.
Dalam model masyarakat baru seperti itu, peran PR/Humas pun ikut berubah.
Tantangannya jauh lebih besar dan lebih kompleks, sehingga dibutuhkan strategi
PR/Humas yang berbeda dibanding era-era sebelumnya. Bagaimana PR/Humas mengelola
dan mengantisipasi gejolak perubahan ini ?

Karena itu, upaya untuk lebih meningkatkan kemampuan pada kedua bidang tersebut
diatas, kami mengundang Bapak/Ibu dan atau staf lain di lingkungan
instansi/perusahaan Bapak/Ibu untuk mengikuti 2 jenis training/workshop, dengan
jadwal sebagai berikut :

1. Workshop CSR & Strategi Pencitraan Publik Di Media Sosial
Jadwal : Hari Kamis – Jum'at / Tanggal 27 – 28 Juni 2013
Tempat : Hotel Grand Royal Panghegar, Jl. Merdeka 2 Bandung

2. Workshop CYBER PR & Media Sosial (Strategi & Implementasi)
Jadwal : Hari Kamis – Jum'at / Tanggal 4 – 5 Juli 2013
Tempat : Hotel Grand Preanger, Jl. Asia Afrika 81 Bandung

Investasi: Rp. 2.900.000,- nett/orang
(tanpa penginapan/kamar hotel)
Investasi: Rp. 3.500.000,- nett/orang
(termasuk penginapan/kamar hotel, untuk 1 malam)

Waktu : 09.00 – 16.00 WIB

Demikian surat undangan ini kami sampaikan. Informasi dan brosur program
terlampir. pendaftaran lewat online bisa diakses di http://prakarsamedia.com.
Atas perhatian Bapak/Ibu kami haturkan banyak terima kasih.

Hormat Kami,

PT. Prakarsa Media Utama

Direktur

Zulhijri Harun

Application for Journalism E-learning Course

Journalism E-learning Course
Strengthening Your Journalism and Use of Data in The Digital Age


We’re offering a 10-week journalism programme including a two-day in person training in Jakarta. You will be part of the initial group of the first ever e-learning journalism training in Indonesia. This great opportunity is open to 20 Indonesian journalists, free of charge.

The course is designed for journalists who want to strengthen their writing and reporting skills – especially those focusing on politics, the judiciary, economics, the military and NGOs. At the end of the course participants will be able to accurately interpret data; confidently use statistics in stories; identify and frame institutional stories; and accurately source and verify data.
The e-learning course was exclusively designed and will be led by trainers from the Poynter Insitute News University (St. Petersburg, USA), one of the world’s leading online journalism training centres. It is organized by the European Journalism Centre (Maastricht, The Netherlands) and the Jakarta-based nonprofit organization focusing on journalism trainings and media development, Perhimpunan Pengembangan Media Nusantara (PPMN).

COURSE DETAILS

Start date: August 19, 2013
End date: October 21, 2013
Location: Anywhere in Indonesia and Jakarta
Application deadline: July 21, 2013

COURSE MODULES

1.     Journalism’s values in the digital age
2.     Accuracy in sourcing and data
3.     Strengthening your reporting
4.     Clarity in your writing
5.     Putting it together for your audiance

ELIGIBILITY

To apply you must be a full-time or freelance journalist, with a minimum of two years’ professional experience (radio, TV, print or online media). You should also have a good level in spoken and written English.

To support the virtual class, you should equip yourself with a laptop/computer with reliable, fast and wired internet access. The virtual class is 60 minutes long, held every Monday starting at 7 p.m. (GMT+7:00) for 10 weeks.

Please note that the whole training will be conducted in English. All participants should be able to read and understand the course topics, complete individual feedback and assignments and actively participate in discussion topics with the trainers during virtual class.

A certificate will be awarded to those who have completed both the course and the face-to-face sessions.

SUBMISSIONS

-    CV or short bio outlining your career (maximum of two pages)
-    Recent articles/reports of your published work, preferably relevant to the course. TV/radio journalist can send in their scripts and a brief summary in English.

PPMN will select all applications and announce the recruited participants.

Submit all documents via postal service to:
Perhimpunan Pengembangan Media Nusantara (PPMN)
Jl. Utan Kayu 68H
Jakarta 13120

Or email to: info@ppmn.or.id
Subject: Application for Journalism E-learning Course
Attachments: in PDF format

komunitas Tradeveler,

Bagi anggota komunitas Tradeveler, menginjakkan kaki di luar negeri tak sekadar acara jalan-jalan, melainkan ajang cari inspirasi dan ide kreatif untuk mengembangkan bisnis.

Berdiri secara resmi pada April 2012, komunitas Tredeveler telah melanglang buana ke penjuru dunia, seperti Vietnam, Thailand, China, Belanda, Eropa, Amerika Serikat, Jepang, Turki, dan beberapa negara lainnya. Acara mereka bukan sekadar melihat-lihat tempat wisata, melainkan untuk memamerkan bisnisnya ke dunia internasional. Kedatangan mereka bahkan kerap karena diundang pemerintah negara setempat.

Lewat berbagai pameran yang diikuti, para anggota komunitas yang usahanya bergerak dalam berbagai sektor, seperti teknologi, automotif, kuliner, mode, hingga bisnis barang antik, asyik menjadi peserta maupun sebagai penonton. Sebagai peserta, mereka berusaha memamerkan bisnisnya.

Sementara, jika sebagai pengunjung, mereka mencari ide bisnis baru atau inspirasi dari pameran bisnis tersebut. Misalnya yang dilakukan pendiri Tradeveler, Donny Kris Puriyono. Saat berkunjung ke Vietnam, dia juga menyambangi berbagai pabrik pakaian. “Mulai melihat proses pembuatan hingga pameran pabrik, saya ikuti,” tuturnya.

Atau saat pergi ke Jepang dan Turki. “Kami memamerkan produk teknologi informasi seperti software, sedangkan di Turki, kami melihat produk- produknya,” kata Donny yang melakukan perjalanan tersebut pada minggu lalu. Menurut Donny, selain untuk mengembangkan bisnis dan mencari inspirasi, manfaat lainnya yang bisa didapat dengan melakukan tradeveler ialah meluasnya jaringan anggota Tradeveler.

“Ini bisa dijadikan jalan untuk mendapatkan link dan ladang untuk merebut pasar internasional,” sebutnya. Bahkan, Donny menyebutkan, beberapa anggota komunitas sudah menjual produknya secara internasional. “Salah satunya pakaian batik dan barang antik,” kata Donny yang memiliki bisnis di bidang teknologi informasi, edukasi, dan properti.

Kini, Traceveler sudah memiliki anggota sekitar 50 orang, tersebar di berbagai wilayah di Indonesia. Dalam waktu dekat, sekitar bulan Agustus atau September mendatang, mereka juga akan berangkat ke Belanda. “Di sana akan memperkenalkan kuliner halal berbau Indonesia,” kata Donny. Semoga sukses! ● rehdian khartika

Badroni Yuzirman